Membuat Transisi Halaman
Untuk memperoleh sebuah interktif multimedia yang dinamis, pergantian antar halaman dapat ditambahkan sebuah efek transisi. Efek tersebut bisa berupa animasi motion tween, efek fade in/out, efek zoom in/out dan sebagainya. Pada contoh berikut dijelaskan proses pembuatan transisi halaman dengan menggunakan movieclip. Untuk lebih jelasnya perhatikan langkah berikut :
Alfi Blog
September 10, 2026
Admin
Bandung Indonesia
Membuat Transisi Halaman
Untuk memperoleh sebuah interktif multimedia yang dinamis, pergantian antar halaman dapat ditambahkan sebuah efek transisi. Efek tersebut bisa berupa animasi motion tween, efek fade in/out, efek zoom in/out dan sebagainya. Pada contoh berikut dijelaskan proses pembuatan transisi halaman dengan menggunakan movieclip. Untuk lebih jelasnya perhatikan langkah berikut :
Penambahan Actionscript untuk Navigasi
Setelah masing-masing elemen tersusun dengan baik dan memiliki instance name, tahapan berikutnya adalah menambahkan kode action script. Jika muncul pertanyaan kenapa seluruh halaman diletakkan di dalam movieclip “konten”, hal tersebut dikarenakan pengaturan objek dalam sebuah movieclip akan lebih mudah dilakukan, dan kode akan dijalankan satu kali saja sehingga tidak membutuhkan memori yang banyak.
Alfi Blog
September 09, 2026
Admin
Bandung Indonesia
Penambahan Actionscript untuk Navigasi
Setelah masing-masing elemen tersusun dengan baik dan memiliki instance name, tahapan berikutnya adalah menambahkan kode action script. Jika muncul pertanyaan kenapa seluruh halaman diletakkan di dalam movieclip “konten”, hal tersebut dikarenakan pengaturan objek dalam sebuah movieclip akan lebih mudah dilakukan, dan kode akan dijalankan satu kali saja sehingga tidak membutuhkan memori yang banyak.
Penambahan Instance Name
Seperti pada penjelasan bab sebelumnya, penambahan instance name diperlukan agar beberapa object bisa diakses oleh actionscipt. Dalam multimedia interaktif yang dikembangkan pada bab ini, objek utama yang harus memiliki instance name adalah tombol-tombol dan movieclip konten.
Alfi Blog
September 08, 2026
Admin
Bandung Indonesia
Penambahan Instance Name
Seperti pada penjelasan bab sebelumnya, penambahan instance name diperlukan agar beberapa object bisa diakses oleh actionscipt. Dalam multimedia interaktif yang dikembangkan pada bab ini, objek utama yang harus memiliki instance name adalah tombol-tombol dan movieclip konten.
Menambahkan Label
Label dalam flash adalah sebuah tanda dalam bentuk teks (String) yang digunakan untuk mengidentifikasi frame. Sebagai contoh apabila terdapat animasi berdurasi 200 detik, kemudian pada frame 100 ditambahkan label “tengah”, maka untuk melompat ke frame tersebut cukup dengan menggunakan perintah gotoAndPlay(“tengah”);
Alfi Blog
September 07, 2026
Admin
Bandung Indonesia
Menambahkan Label
Label dalam flash adalah sebuah tanda dalam bentuk teks (String) yang digunakan untuk mengidentifikasi frame. Sebagai contoh apabila terdapat animasi berdurasi 200 detik, kemudian pada frame 100 ditambahkan label “tengah”, maka untuk melompat ke frame tersebut cukup dengan menggunakan perintah gotoAndPlay(“tengah”);
Mengatur Halaman
Proses berikutnya yang sangat penting dan cukup rumit dalam proses pengembangan multimedia pembelajaran interaktif adalah mengatur halaman. Halaman di atur di dalam timeline sedemikian rupa sehingga dapat diakses dengan mudah oleh kode dan memiliki struktur yang memudahkan kita nantinya untuk menambah atau mengubah materi. Ada beberapa teknik yang dapat digunakan, mulai dari teknik menyusun konten secara manual di timele sampai dengan teknik pemrograman seutuhnya (menyusun semua layout dan halaman dengan kode). Pada buku ini akan dijelaskan teknik yang paling mudah yaitu menyusun konten atau materi secara manual. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut :
Alfi Blog
September 06, 2026
Admin
Bandung Indonesia
Mengatur Halaman
Proses berikutnya yang sangat penting dan cukup rumit dalam proses pengembangan multimedia pembelajaran interaktif adalah mengatur halaman. Halaman di atur di dalam timeline sedemikian rupa sehingga dapat diakses dengan mudah oleh kode dan memiliki struktur yang memudahkan kita nantinya untuk menambah atau mengubah materi. Ada beberapa teknik yang dapat digunakan, mulai dari teknik menyusun konten secara manual di timele sampai dengan teknik pemrograman seutuhnya (menyusun semua layout dan halaman dengan kode). Pada buku ini akan dijelaskan teknik yang paling mudah yaitu menyusun konten atau materi secara manual. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut :