Alfi Blog

Alfi Blog

Alfi Blog


Situs gratis pertama yang direkomendasikan untuk membuat blog adalah Situs gratis pertama yang direkomendasikan untuk membuat blog adalah Blogger.
Scrolling Text

Scrolling Text

 Scrolling Text


Salah satu elemen utama dari sebuah multimedia pembelajaran adalah materi dalam bentuk teks. Akan tetapi sering kali didapati space (ruangan) yang terbatas - sedangkan teks yang akan ditampilkan cukup banyak. Sebagai solusi atas permasalahan tersebut adalah menggunakan metode scrolling text. Pada dasarnya terdapat 2 cara mudah untuk menambahkan teks scroll, yaitu dengan menggunakan component text area dan menggunakan dynamic text.

 

 “Sumber Informasi”

Operasi Text

Operasi Text

Operasi Text

 

Dalam multimedia pembelajaran interaktif terdapat beberapa hal terkait dengan penggunaan teks. Pada umumnya teks disajikan secara statis seperti pada materi pembelajaran, teks dinamis seperti pada kolom soal, kolom waktu dan beberapa variabel yang berubah secara dinamis, serta teks masukan seperti input nama dan input angka. Flash memiliki 3 jenis teks yang dapat dimanfaatkan untuk hal tersebut. Dalam Flash mode teks terbagi menjadi 3 yaitu:

Sub Menu (sub halaman)

Sub Menu (sub halaman)

 

Pada perencanaan multimedia pembelajaran interaktif, menu materi memiliki 2 sub menu yaitu materi 1 dan materi 2. Dalam pengembangan selanjutnya juga dapat dibuat materi 3 dan seterusnya sampai seluruh materi tercover oleh multimedia pembelajaran. Untuk membuat sub halaman, perhatikan langkah berikut :

Membuat Transisi Halaman

 Membuat Transisi Halaman


Untuk memperoleh sebuah interktif multimedia yang dinamis, pergantian antar halaman dapat ditambahkan sebuah efek transisi. Efek tersebut bisa berupa animasi motion tween, efek fade in/out, efek zoom in/out dan sebagainya. Pada contoh berikut dijelaskan proses pembuatan transisi halaman dengan menggunakan movieclip. Untuk lebih jelasnya perhatikan langkah berikut :

Penambahan Actionscript untuk Navigasi

Penambahan Actionscript untuk Navigasi

 

Setelah masing-masing elemen tersusun dengan baik dan memiliki instance name, tahapan berikutnya adalah menambahkan kode action script. Jika muncul pertanyaan kenapa seluruh halaman diletakkan di dalam movieclip “konten”, hal tersebut dikarenakan pengaturan objek dalam sebuah movieclip akan lebih mudah dilakukan, dan kode akan dijalankan satu kali saja sehingga tidak membutuhkan memori yang banyak.

Back To Top