Situs gratis pertama yang direkomendasikan untuk membuat blog adalah Situs gratis pertama yang direkomendasikan untuk membuat blog adalah Blogger.

Jenis Media Pembelajaran

Jenis Media Pembelajaran

 

Rudi Bretz mengidentifikasi ciri utama dari media menjadi tiga unsur pokok yaitu suara, visual dan gerak. Visual sendiri di bedakan menjadi tiga yaitu gambar, garis (line graphic) dan simbol yang merupakan suatu kontinum dari bentuk yang dapat di tangkap dengan indera penglihatan. Disamping itu Bretz juga membedakan antara media siar (telecommunication) dan media rekam (recording) sehingga ada 8 klasifikasi media, yaitu:

1.    media audio visual gerak

2.    media audio visual diam

3.    media audio semi gerak

4.    media visual gerak

5.    media visual diam

6.    media semi gerak

7.    media audio

8.    media cetak.


Sementara menurut Gagne (1992) mengelompokan media dalam 7 macam yaitu;

1.    benda untuk didemonstrasikan

2.    komunikasi lisan

3.    media cetak

4.    gambar diam

5.    gambar gerak

6.    film bersuara dan

7.    mesin belajar.

 

Para ahli telah mengklasifikasikan media pendidikan kepada dua bagian yaitu alat pendidikan yang bersifat benda (materil) dan alat pendidikan yang bukan benda (non materil). Oemar Hamalik menyebutkan, secara umum alat pendidikan materil terdiri dari: pertama, bahan-bahan cetakan atau bacaan, dimana bahan-bahan ini lebih mengutamalkan kegiatan membaca atau penggunaan simbol-simbol kata dan visual. Kedua, alat-alat audio visual yakni alat-alat yang dapat digolongkan pada:

1.    alat tanpa proyeksi seperti papan tulis dan diagram

2.    media pendidikan tiga dimensi, seperti benda asli, peta

3.    alat pendidikan yang menggunakan teknik seperti radio, tape recorder, transparansi.

Ketiga, sumber-sumber masyarakat, seperti peninggalan sejarah. Keempat,kumpulan benda-benda (material collection), seperti dedaunan, benih, batu, dan sebagainya.

Menurut Ronald H. Anderson yang termasuk media dalam bentuk materil adalah media auditif, dimana pesan-pesan pengajaran dituangkan dalam lambang-lambang auditif, yang termasuk media auditif adalah, tape recorder dan radio. Disamping media visual dan media auditif, media audio visual merupakan media yang berhubungan dengan indera pendengaran dan indera penglihatan sekaligus.

Perkembangan media pembelajaran seiring dengan perkembangan teknologi. Seels dan Richey (dalam Azhar Arsyad, 2006) membagi media pembelajaran dalam empat kelompok berdasarkan perkembangan teknologi, yaitu:


a..   Media hasil teknologi cetak

Media hasil teknologi cetak adalah cara untuk menghasilkan atau menyampaikan materi melalui proses pencetakan mekanis atau fotografis. Kelompok media hasil teknologi cetak meliputi teks, grafik, foto, dan representasi fotografik. Materi cetak dan visual merupakan pengembangan dan penggunaan kebanyakan materi pengajaran lainnya. Teknologi ini menghasilkan materi dalam bentuk salinan tercetak, contohnya buku teks, modul, majalah, hand-out, dan lainlain.

b.    Media hasil teknologi audio-visual

Media hasil teknologi audio-visual menghasilkan atau menyampaikan materi dengan menggunakan mesin-mesin mekanis dan elektronik untuk menyajikan pesan-pesan audio dan visual. Contohnya proyektor film, televisi, video, dan sebagainya.

c.    Media hasil teknologi berbasis komputer

Media hasil teknologi berbasis komputer merupakan cara menghasilkan atau menyampaikan materi dengan menggunakan sumber-sumber yang berbasis mikro-prosesor. Berbagai jenis aplikasi teknologi berbasis komputer dalam pengajaran umumnya dikenal sebagai computer-assisted instruction (pengajaran dengan bantuan komputer).

d.    Media hasil teknologi gabungan

Media hasil teknologi gabungan adalah cara untuk menghasilkan atau menyampaikan materi yang menggabungkan beberapa bentuk media yang dikendalikan oleh komputer. Perpaduan beberapa teknologi ini dianggap teknik yang paling canggih. Contohnya: teleconference, realitas maya (virtual reality)

Pada tahun 2010 perkembangan teknologi digital menuju ke arah mobile (gadget), sebagian peserta didik memiliki gadget berupa smartphone yang merupakan media efektif dalam menyampaikan suatu informasi. Dari data yang dikumpulkan oleh WaiWai Marketing pada tahun 2014, pengguna mobile phone berbasis android di Indonesia adalah yang tertinggi di Asia Tenggara yaitu 44 juta pengguna. Dari jumlah tersebut, 11% adalah pengguna handphone berusia antara 7 - 17 tahun, yang merupakan usia akti  peserta didik. Berkembangnya media mobile phone telah dimanfaatkan oleh beberapa pihak sebagai salah satu media pembelajaran, sehingga menjadikan klasifikasi atau jenis media pembelajaran bertambah. Meskipun beberapa pakar mengklasifikasikan media pembelajaran berbasis mobilephone masuk ke dalam kategori pembelajaran berbasis komputer (CAI), namun demikian dalam buku ini pembelajaran berbasis mobile phone diklasifikasikan secara tersendiri karena memiliki perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan pembelajaran berbasis komputer.



(Pakaian dan rumah adat nusantara, Murtiningsih : 2013)



(Yummyland – mengenalkan sayur pada balita, Laras Safitri: 2012)

Gambar 3. contoh media pembelajaran berbasis komputer dan berbasis mobilephon.


“Sumber Informasi”

Labels: Serba-serbi

Thanks for reading Jenis Media Pembelajaran. Please share...!

Back To Top