Sifat
turunan fungsi
Misalkan fungi f
: S → R, S ⊆ R dengan x ∈ S
dan L ∈ R. Fungsi f dapat diturunkan di titik x jika dan hanya jika turunan kiri sama
dengan turunan kanan, diturus,
.
Keterangan:
1.
adalah turunan fungsi f di titik x yang
didekati dari kanan pada domain S.
2.
adalah turunan fungsi f di titik x yang
didekati dari kiri pada domain S.
Contoh Soal:
Dengan
menggunakan konsep turunan, tentukan turunan pertama dari :
1.
π(π₯) = 10
Alternatif
Penyelesaian:
Karena π(π₯) = 10 merupakan fungsi konstan
(tetap) maka π (π₯ + ∆π₯)
= 10 (π‘ππ‘ππ).
2.
π(π₯) = 3π₯
+ 5
Alternatif
Penyelesaian:
3.
π(π₯) = 5π₯2 + 3
Alternatif
Penyelesaian:
Sekarang marilah kita perhatikan ketiga contoh tersebut lalu kita tarik kesimpulan.
Untuk contoh pertama, fungsi yang diberikan adalah fungsi konstan, menghasilkan
turunan pertama sama dengan nol. Contoh soal kedua adalah fungsi linear
menghasilkan turunan pertama koefisiennya, dan contoh soal ketiga adalah fungsi
kuadrat, nahh perhatikan bahwa koefisien dari π₯
pangkat dua adalah 5 dan pangkat dari π₯ adalah 2, kalikan 5 dengan 2 didapat
5(2) = 10, hasil akhir berpangkat satu maka 2 – 1 = 1. Dari sini kita tarik kesimpulan
bahwa:
Γ Untuk fungsi konstan mempunyai bentuk umum (π) = π, dengan c adalah konstanta bilangan
Real.
π±πππ π(π) = π; ππππ π′(π) = π
Γ Untuk fungsi linear mempunyai bentuk umum π = ππ + π, dengan a dan b anggota
bilangan Real.
π±πππ π(π) = ππ + π ππππ π′(π) = π
Γ Untuk fungsi kuadrat mempunyai bentuk umum π = πππ, dengan
a
anggota bilangan Real dan n pangkat/eksponen
π±πππ π(π) = πππ ππππ π′(π) = πππ – π
Nahhh
setelah Ananda merumuskan rumus umum turunan seperti di atas, maka dapat Ananda
lihat untuk pengerjaan soal turunan dapat langsung menggunakan rumus tersebut.
Contoh.
Tentukan
turunan pertama dari
a)
π¦ = 100
Alternatif
Penyelesaian:
π¦′ = 0
b)
π¦ = 19π₯
– 5
Alternatif
Penyelesaian:
π¦′ = 19
c)
π¦ = 6π₯3
Alternatif
Penyelesaian:
π¦′ = 6(3)3−1 = 18π₯2
Untuk menjawab soal ini
kita harus mengubah bentuk akar ke dalam
bentuk pangkat pecahan.
Jadi Ananda punya koefisien = 5, pangkat = 2/3.
e)
π(π₯) = 2π₯
– 15
Alternatif
Penyelesaian:
Fungsi tersebut adalah
fungsi linear maka π′(π₯) = 2.
f)
π(π₯) = 2π₯3 – 21π₯2 – 12π₯ + 10
Alternatif
Penyelesaian:
π′(π₯) = 2(3)π₯3−1 − 21(2)π₯2−1 − 12(1)π₯1−1 + 0
π′(π₯) = 6π₯2 − 42π₯ – 12
g)
f (π₯) = (2π₯
+ 3)(π₯3 – 2π₯2)
Alternatif
Penyelesaian:
Perhatikan bahwa soal ini
merupakan perkalian dua fungsi berbeda, yaitu fungsi 2π₯ + 3 πππ π₯3 – 2π₯2. Untuk menjawab soal ini Ananda dapat mengalikan satu persatu tiap komponen fungsi terlebih dahulu, ini tidak sulit karena masing-masing fungsi yang berada di dalam kurung berpangkat satu.
Setelah dikalikan maka fungsi π(π₯) menjadi:
π(π₯) = 2π₯4 – 4π₯3 + 3π₯3 – 6π₯2
π(π₯) = 2π₯4 – π₯3 – 6π₯2
Setelah ini baru kita turunkan
π′(π₯) = 2(4)π₯4−1 − 1(3)π₯3−1 − 6(2)π₯2−1
π′(π₯) = 8π₯3 − 3π₯2 − 12π₯
Sumber
Thanks for reading Sifat turunan fungsi. Please share...!